Surabaya, Januari 2025 – Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) Kota Surabaya terus berkomitmen dalam menjaga infrastruktur pengendalian banjir di kota ini. Salah satu upaya yang dilakukan adalah pemeliharaan rutin pada Pompa Sludge di Rumah Pompa Kebon Agung, yang bertujuan untuk memastikan sistem drainase tetap berfungsi optimal, terutama dalam menghadapi curah hujan tinggi dan potensi genangan air di wilayah sekitar.

Dalam pemeliharaan kali ini, tim teknis DSDABM melakukan pembersihan Impeller Pompa, yaitu salah satu komponen utama yang berfungsi untuk mengalirkan air dan lumpur dari saluran drainase ke tempat pembuangan yang telah ditentukan. Pembersihan ini sangat penting karena impeller sering kali terhambat oleh sampah dan endapan lumpur yang dapat mengurangi efisiensi pompa. Jika tidak ditangani dengan baik, hal ini dapat berdampak pada menurunnya kapasitas penyedotan dan berisiko menyebabkan genangan di beberapa titik rawan banjir.
Sebagai informasi, Pompa Sludge adalah pompa khusus yang dirancang untuk menyedot tidak hanya air, tetapi juga lumpur dan sedimen yang mengendap di dasar saluran drainase. Dengan fungsi ini, pompa sludge berperan besar dalam menjaga kelancaran aliran air dan mencegah sedimentasi berlebihan yang dapat menghambat sistem drainase kota.
Kepala DSDABM Kota Surabaya menyampaikan bahwa pemeliharaan rutin seperti ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kota dalam meningkatkan sistem pengelolaan air perkotaan, terutama dalam menghadapi musim penghujan.
“Kami memastikan bahwa seluruh pompa yang beroperasi di berbagai titik Kota Surabaya dalam kondisi optimal. Perawatan berkala sangat diperlukan agar kinerja pompa tetap maksimal, sehingga risiko genangan dan banjir dapat diminimalkan. Selain itu, kami juga mengimbau masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan di saluran air, karena hal ini menjadi salah satu penyebab utama tersumbatnya sistem drainase,” jelasnya.
Dengan adanya pemeliharaan ini, diharapkan kinerja Pompa Sludge Kebon Agung semakin optimal dan mampu menjalankan fungsinya dengan baik dalam mendukung sistem drainase Kota Surabaya. DSDABM juga terus melakukan monitoring serta koordinasi dengan berbagai pihak untuk memastikan infrastruktur pengendalian banjir berjalan dengan baik dan efektif demi kenyamanan masyarakat.
Pemerintah Kota Surabaya mengajak seluruh warga untuk turut serta dalam menjaga kebersihan lingkungan dan mendukung upaya perawatan infrastruktur perkotaan, demi kota yang lebih bersih, sehat, dan bebas banjir.


