
Sebagai bagian dari upaya menjaga keberlanjutan sistem drainase kota, Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) Kota Surabaya melaksanakan kegiatan normalisasi sungai yang tidak hanya berfokus pada perbaikan aliran air. Dalam proses pengerukan sungai, kami juga menemukan cara untuk memanfaatkan material yang terangkat, yang sebelumnya dianggap sebagai limbah, menjadi sumber daya yang berguna untuk keperluan lain.
Material lumpur dan tanah yang selama ini menumpuk di dasar sungai kini dialihkan untuk digunakan sebagai bahan timbunan di lahan gambut yang membutuhkan peninggian atau penguatan. “Kami melihat ini bukan sekadar membuang, tapi memanfaatkan,” ungkap kami dalam kanal resmi Instagram. Dengan cara ini, kami tidak hanya membersihkan saluran air tetapi juga memperbaiki kualitas lahan gambut yang ada di sekitar kawasan.
Pendekatan efisien ini memberikan manfaat ganda bagi kota dan lingkungan. Tanah hasil pengerukan yang tadinya terbuang sia-sia kini menjadi solusi praktis untuk meningkatkan kualitas lahan, sementara saluran air pun dapat berfungsi kembali dengan optimal. Ini menunjukkan bahwa setiap langkah pemeliharaan infrastruktur dapat memberikan dampak positif yang lebih luas bagi keberlanjutan ekosistem dan tata kota.
Kami mengajak masyarakat untuk terus mendukung inisiatif lingkungan ini, menjaga kebersihan, dan berperan aktif dalam berbagai program yang memanfaatkan sumber daya secara bijak. Bersama, kita dapat menciptakan Surabaya yang semakin hijau, bersih, dan berkelanjutan.
Temukan juga di: https://www.instagram.com/p/DLWeIHPPaKB



